SUMSEL.WAHANANEWS.Co,Muara Enim — Anggota Komisi XI DPR RI, Wahyu Sanjaya, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Rabu (25/2/2025). Dalam agenda tersebut, politisi Partai Demokrat itu meninjau langsung dapur pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berlokasi di Desa Tegalrejo, Kecamatan Lawang Kidul, guna memastikan program prioritas pemerintah pusat berjalan sesuai target.
Kedatangan Wahyu didampingi istrinya, Eva Susanti, anggota DPD RI daerah pemilihan Sumatera Selatan bersama Wakil Bupati Muara Enim, Sumarni, dan disambut pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat.
Peninjauan difokuskan pada proses operasional dapur MBG, mulai dari distribusi bahan baku, pengolahan makanan, pengemasan hingga mekanisme pendistribusian kepada penerima manfaat. Wahyu mengatakan, kunjungan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR terhadap pelaksanaan program strategis nasional, khususnya yang berkaitan dengan penguatan kualitas sumber daya manusia.
Baca Juga:
Serap Aspirasi di UNSAN Muara Enim, Wahyu Sanjaya Komit Kawal Dukungan Kebijakan untuk Kampus Swasta
“Kami ingin memastikan pelaksanaannya di daerah berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Wahyu di sela kunjungan.
Ia mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Muara Enim yang dinilai serius dan masif dalam mendukung implementasi program tersebut. Menurut dia, dapur MBG di Desa Tegalrejo dapat menjadi model percontohan bagi daerah lain dalam pengelolaan layanan pemenuhan gizi berbasis komunitas.
Sementara itu, Kepala SPPG Desa Tegalrejo, Agis Gunawan Sonjaya, menyebut kunjungan para wakil rakyat tersebut menjadi suntikan motivasi bagi para relawan yang selama ini terlibat dalam penyediaan makanan bergizi gratis.
Baca Juga:
PRIMA Nilai Usulan Kenaikan Ambang Batas Parlemen Abaikan Putusan MK
“Kami menyambut baik kehadiran Bapak Wahyu Sanjaya, Ibu Eva Susanti, dan Ibu Wakil Bupati Sumarni. Dalam kesempatan ini kami memaparkan secara rinci alur kerja dapur, mulai dari kedatangan bahan baku, proses pengolahan, pengemasan hingga pendistribusian,” kata Agis.
Menurut dia, keterlibatan berbagai pihak, baik pemerintah pusat, daerah, maupun relawan, menjadi kunci keberhasilan program MBG di tingkat desa. Selain memastikan standar gizi terpenuhi, dapur MBG juga membuka ruang partisipasi masyarakat dalam mendukung program nasional.
Wakil Bupati Muara Enim Sumarni menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperluas cakupan layanan MBG. Pemkab, kata dia, mendorong optimalisasi sarana dan prasarana serta penguatan koordinasi lintas sektor agar program tersebut berjalan berkelanjutan.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu kebijakan prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan. Melalui kunjungan kerja ini, DPR berharap implementasi program di daerah tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga menghadirkan manfaat langsung bagi peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan generasi muda.
Dengan peninjauan tersebut, Muara Enim dinilai menjadi salah satu daerah yang progresif dalam mengakselerasi program MBG, sekaligus memperlihatkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan.
(Redaktur: Hendrik Isnaini R)