SUMSEL.WAHANANEWS.Co,Muara Enim - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) Area Lumut Balai menunjukkan komitmennya terhadap pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan gotong royong perbaikan jalan di Desa Babatan yang berlangsung pada 1 hingga 4 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa sekaligus meningkatkan keselamatan dan kenyamanan akses warga.
Perbaikan jalan dilaksanakan secara bertahap selama empat hari, meliputi proses persiapan, distribusi material, hingga pengerjaan perbaikan di sejumlah titik jalan yang mengalami kerusakan. Kegiatan tersebut melibatkan kolaborasi antara pihak perusahaan dan masyarakat setempat, mencerminkan semangat gotong royong yang masih terjaga di wilayah tersebut.
Baca Juga:
Harga BBM Tetangga RI Kompak Naik, Singapura Tembus Rp50.676/Liter
Dalam pelaksanaannya, perusahaan menyediakan material perbaikan serta melakukan pengaspalan ulang pada ruas jalan yang berlubang. Masyarakat turut ambil bagian secara aktif dalam proses pengerjaan, sehingga perbaikan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran sesuai kebutuhan di lapangan.
General Manager PGE Area Lumut Balai, Catur Hendro Utomo, hadir langsung di lokasi kegiatan bersama jajaran manajemen. Ia meninjau proses perbaikan sekaligus ikut berpartisipasi bersama warga. Kehadiran manajemen di lapangan dinilai sebagai bentuk keseriusan perusahaan dalam memastikan program berjalan optimal.
“Melalui kegiatan gotong royong ini, kami berharap dapat membantu meningkatkan kualitas infrastruktur desa sekaligus mempererat hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat,” ujar Catur di sela kegiatan.
Baca Juga:
Kebakaran Gudang LPG Bekasi, Pertamina Pastikan Pasokan Tak Terganggu
Apresiasi juga datang dari masyarakat Desa Babatan. Salah satu perwakilan warga, Nasrun, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan perusahaan terhadap kondisi infrastruktur desa. Menurutnya, keberadaan PGE Area Lumut Balai membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar.
“Terima kasih PGE atas kepeduliannya. Dengan hadirnya PGE Lumut Balai, kami merasa lebih diperhatikan,” ujarnya.
Perbaikan jalan ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga serta meningkatkan aspek keselamatan, khususnya bagi pengguna jalan yang sebelumnya harus menghadapi kondisi jalan rusak dan berlubang. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan menjadi pemicu sinergi berkelanjutan antara perusahaan dan masyarakat dalam pembangunan wilayah.
PGE Area Lumut Balai menegaskan komitmennya untuk terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional. Dukungan masyarakat dinilai penting dalam menciptakan hubungan yang harmonis dan berkelanjutan, seiring dengan pelaksanaan kegiatan operasional perusahaan.
Sebagai bagian dari PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Geothermal Energy Tbk merupakan entitas yang bergerak di sektor energi baru terbarukan, khususnya panas bumi. Perusahaan saat ini mengelola 15 wilayah kerja panas bumi dengan total kapasitas terpasang mencapai 1.932 megawatt (MW), yang terdiri atas 727 MW dikelola langsung dan 1.205 MW melalui skema kerja sama.
Kontribusi tersebut menjadikan PGE sebagai salah satu pemain utama dalam pengembangan energi panas bumi di Indonesia, dengan porsi sekitar 70 persen dari total kapasitas terpasang nasional. Selain itu, operasional perusahaan berpotensi menekan emisi karbon hingga sekitar 10 juta ton CO2 per tahun.
Dengan komitmen sebagai perusahaan energi hijau kelas dunia, PGE terus mendorong pengelolaan sumber daya panas bumi secara berkelanjutan serta mendukung agenda dekarbonisasi nasional menuju target net zero emission pada 2060. Perusahaan juga mencatatkan kinerja lingkungan yang positif dengan raihan 18 penghargaan PROPER Emas sejak 2011 hingga 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
(Redaktur: Hendrik Isnaini R)