WahanaNews - Sumsel | General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatra Selatan, Jambi, dan Bengkulu (S2JB), Amris Adnan mengajak warga di wilayah itu untuk memanfaatkan kendaraan listrik yang bisa menekan biaya operasional lebih murah 25 persen jika dibandingkan kendaraan konvensional.
"Kami mengajak supaya warga untuk menggunakan kendaraan listrik, biaya operasionalnya lebih murah 25 persen dibandingkan kendaraan konvensional," kata Amris Adnan di Palembang, dikutip Rabu (9/8/2023).
Baca Juga:
Siaga Penuh, PLN Jabar Sukses Jaga Keandalan Listrik di Momen Lebaran Idulfitri 1446 H
Ia mengatakan, penggunaan kendaraan listrik itu juga merupakan dorongan dari Presiden RI untuk mengurangi penggunaan BBM dan menurunkan emisi gas buang.
"Sebab kendaraan konvensional ini masih menggunakan bahan bakar minyak (BBM) impor, sedangkan kendaraan listrik ini menggunakan energi listrik yang diproduksi oleh PLN," ucapnya.
Untuk penggunaan kendaraan listrik di Sumsel, katanya, masih terbilang sedikit hanya sekitar 200 pengguna kendaraan listrik maka dari itu PLN menggalakkan program konversi kendaraan konvensional ke kendaraan listrik berbasis baterai.
Baca Juga:
Tekan Emisi Karbon, PLN IP Helat Mudik Gratis
Dalam menggalakkan program tersebut, PLN S2JB bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Sumsel memberikan pelatihan bagi para guru dan siswa SMK di Sumsel, dengan tujuan untuk menyosialisasikan dan mendorong warga agar beralih kendaraan listrik berbasis baterai.
"Dengan pelatihan ini akan banyak tenaga-tenaga yang bisa mengkonversikan motor konvensional ke motor listrik sehingga banyak yang beralih ke kendaraan listrik," ujarnya.
Selain itu, ia mengatakan bagi pemilik kendaraan listrik yang ingin melakukan perjalanan antar kota itu tidak perlu khawatir sebab Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) telah tersedia di beberapa rest area tol Sumatra.